h1

Bauhaus (1919-1933)

April 6, 2008

Bauhaus adalah sebuah sekolah di Jerman yang mengkombinasikan kriya (craft) dan seni rupa (fine arts)  dalam pendekatannya untuk dipublikasikan dan diajarkan. Bauhaus ada di tiga kota di Jerman, yakni Weimar dari tahun 1919 -1925oleh Walter Gropius, Dessau dari tahun 1925 -1932 oleh Hannes Meyer dan Berlin dari tahun 1932 -1933 oleh Ludwig Mies Van der Rohe.

Pelopor Bauhaus adalah Walter Gropius, sekaligus arsitek dari Bauhaus.

Gaya Bauhaus menjadi salah satu gaya yang berpengaruh di zaman modern arsitektur dan modern desain. Bauhaus juga mempunyai pengaruh yang mendalam untuk pembangunan di masa depan dalam bidang seni, arsitektur, desain grafis, desain interior, desain industri dan tipografi.

Sekolah Bauhaus tutup karena sistem pemerintahan Nazi pada saat itu.

>> http://en.wikipedia.org/wiki/Bauhaus

h1

Futurisme

April 6, 2008

Futurisme adalah aliran seni di Italia didirikan tahun 1909 oleh Filippo Marinetti, seorang sastrawan. Gerakan ini mendapat inspirasi dari kehidupan yang berubah menjadi modern berkat teknologi mesin yang menghasilkan unsur gerak dan kecepatan sebagai unsur yang sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia di awal abad ke -20.

tokoh futurisme dalam seni sastra selain Marinetti adalah Giocomo Balla, Ardengo Soffici dan Stephane Mallarne. Futurisme kemudian juga berkembang dalam seni rupa. Hal utama dalam Futurisme adalah bagaimana menangkap unsur gerak dan kecepatan dalam Lukisan ”…the Futurist developed the concept of ’dynamism’, the representation of humanity or machines in action…: (Duro, 1994:135)

Futurisme adalah aliran seni yang mendukung perkembangan tipografi sebagai unsur ekspresi dalam desain. Artinya, dalam Futurism huruf tidak hanya diperlakukan sebagaitanda bunyi, tetapi juga sebagai lambang rupa untuk menyampikan suatu makna.

h1

Konstruktivisme

April 6, 2008

Berkembang pada tahun 1914 hingga 1920, merupakan pengaruh kubisme yang berkembang di Rusia. Estetika menurut seniman Konstruktivisme berkaitan dengan bentuk atau bidang geometris kinetik, sebagai sebuah cerminan zaman modern yang dikuasai oleh mesin.

Menurut El Lissitzky bidang persegi empat adalah sumber dari segala kreatif. Para seniman Konstruktivisme adalah pelopor pembaruan seni Rusia (Russian Avant-garde).

h1

Art ‘n Craft Movement

April 6, 2008

Pengertian

Sebuah gerakan di mana terjadi pada saat revolusi industri, daya kerja manusia digantikan dengan daya kerja mesin. Gerakan ini berusaha menghidupkan kembali keterampilan tangan manusia dalam seni kriya (craft).

Gerakan ini dipelopori oleh John Ruskin dan William Morris pada tahun 1888 di Inggris. Ruskin mengkritik kondisi sosial buruh di Inggris yang sangat menyedihkan pada awal revolusi industri, karena daya kerja buruh sudah digantikan oleh mesin-mesin, kemudian ide ini diaplikasikan oleh murid Ruskin, yakni William Morris dalam menghasilkan produk-produk logam, furniture, tekstile, barang cetakan dan sebagainya yang bergaya Gothic dan oriental (ketimuran). Gaya oriental termasuk China dipopulerkan melalui adanya jalur sutra yang menghubungkan antara benua-benua sehingga terjadilah pertukaran budaya melalui para pedagang saat itu.

Ruskin dan Morris memiliki paham sosialis, adalah:

  1. reformasi sosial
  2. penolakan metode kerja pabrik, di mana buruh bekerja tanpa adanya kesenangan dalam memproduksi sebuah barang.
  3. menghasilkan barang yang indah dengan harga terjangkau.

Namun, paham kemudian dikritik oleh seorang ”mata-mata kebudayaan” dari Jerman, Herman Muthesius, yaitu walaupun berusaha menyediakan barang-barang indah untuk masyarakat banyak, namun ternyata barang yang dibuat menjadi mahal dan hanya dapat dijangkau oleh kalangan kaya di Inggris.

Sementara itu, sejak 1850-an Inggris mereformasi jalur pelatihn tradisionalnya menggabungkan cara kerja prekiya dengan akademi seni, tujuannya Inggris ingin mempertahankan keunggulannya dalam bidang kriya (handicrafts).

Sejak saat itu, muncullah gilda-gilda di mana para artisan bekerja menggabungkan fungsi ekonomis dengan gaya hidup masyarakat tradisional setempat.

Di Austria pengaruh dari gerakan Art and Craft ini menyebabkan berdirinya Winner Werkstatte, bengkel kriya yang didirikan pada tahun 1903 oleh Josef Hoffman, Koloman Moser dan Fritz Warndorfer.

h1

ART NOUVEAU (1880-1914)

Maret 26, 2008

ART NOUVEAU (1880-1914)

Zaman ini merupakan pergerakan revolusioner dimana adanya pembatas yang tegas antara seni murni dan seni terpakai. Art Nouveau lebih menitik beratkan pada konsep pemahaman kehidupan modern dan metode produksi. Seniman diharuskan berkreasi mulai dari arsitektur hingga furniture design, sehingga seni merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Keindahan dan harmoni merupakan bagian dari kehidupan keseharian; seniman turut serta membuat kehidupan manusia lebih indah.
‘Function follows form’ merupakan penanda zaman ini. Ciri seni zaman ini adalah; sedikit dekorasi, sederhana dan indah.
Art Nouveau sangat mempengaruhi perkembangan gaya De Stijl (Belanda; 1920an) dan Sekolah Bauhaus di Jerman (1920an-1930an).

Nama ‘Art Nouveau’ berasal dari nama sebuah toko di Paris, Maison de l’Art Nouveau, yang dimiliki oleh Siegfried Bing, yang memamerkan benda-benda yang memiliki ciri desain aliran art nouveau.

Sejarah Art Nouveau

Art Nouveau adalah aliran yang berasal untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup, sangat tidak mungkin untuk tinggal di dalam rumah bergaya art nouveau tanpa furniture yang bergaya art nouveau pula seperti peralatan makan, perhiasan, dan lainnya. Para desainer meemusatkan gaya art nouveau di beberapa kota di Eropa termasuk Brussels, Nancy, dan Paris. Di Brussels aliran ini secara aktif dikembangkan dengan bantuan Victor Horta and Henry Van de Velde.

Selain di toko Maison de l’Art Nouveau, gaya ini tidak terlalu berhasil di Paris. Dimana, pintu masuk dari Paris Métro didesain oleh Hector Guimard pada tahun 1899 dan 1900 terkenal sebagai salah satu arsitektur Art Nouveau di Paris.

Di Inggris, Art Nouveau merupakan pengembangan dari Arts and Crafts Movement. Pusat yang paling penting di Britain adalah Glasgow dengan kreasi dari Charles Rennie Mackintosh

Gaya Art Nouveau berkembang pertama kali terjadi di Belgia dan meyebar ke Eropa sampai Amerika dengan nama yang berbeda, seperti Jugendstill di Jerman, Austria, dan banyak Negara lainnya, yang dinamakan setelah masa avant-garde, Jugend yang berarti muda. Młoda Polska (gaya ‘Polandia muda’ ) di Polandia, or skønvirke di Denmark, dan Sezessionsstil (’Secessionism’) di Vienna, dimana mencari seniman atau desainer untuk mengadakan pameran untuk memamerkan hasil karya mereka. Art Nouveau juga disebut Liberty di Inggris, Style Moderne di Prancis dan lain-lain. Abad ke-20 merupakan masa bagi berbagai jenis seni rupa modern untuk berkembang, hal ini dikarenakan pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh-pengaruh budaya baru (juga didukung oleh industrialisasi, kolonialisme, urbanisasi, dll.).

Di Spanyol, gaya ini berpusat di Barcelona dan dikenalkan oleh asitektur modernisme, Antoni Gaudi yang adalah praktisi yang paling penting. Art Nouveau juga bergerak di Eropa Timur dan di pusat Eropa, dengan pengaruh dari Alfons Mucha di Prague dan Moravia (bagian dari Czech Republic) dan Latvian Romanticism (Riga, ibukota Latvia, dimana terletak sekitar 800 bangunan Art Nouveau).

Di Russia, gaya ini telah menyebar ke segala majalah seni magazine Mir iskusstva (’World of Art’), dimana merupakan revolusi dari Ballets Russes. Di Italy, Stile Liberty adaah nama toko di London, Liberty & Co, yang mendistribusikan desain modern perubahan dari Arts and Crafts movement, keduanya adalah tanda dari aspek komersial Art Nouveau dan memberikan karakter Italy.

Gaya Art Nouveau terjadi pada tahun 1890 sampai 1905. Salah satu contoh lukisan Art nouveau dapat ditemukan di Roquetaillade castle (Perancis). Viollet-le-Duc mengembalikan kerajaan pada 1850, dan Ia berncana menciptakan Gothic revival, dan Ia membiarkan kerajaan seperti bentuk aslinya untuk menandai masa “pre” gaya Art Nouveau.

Evolusi tertinggi pada gaya Art Nouveau dapat dilihat pada Exposition Universelle tahun1900 di Paris, dengan gaya yang modern. Pada 1902, dilaksanakan Esposizione Internazionale d’Arte Decorativa Moderna, di Turin, Italy, dimana para desainer mengadakan pameran yang hampir dari seluruh Negara Eropa yang dimana gaya Art Nouveau berkembang. Art Nouveau menggunakan banyak inovasi teknologi pada akhir abad 19.

Art Nouveau sangat mempengaruhi perkembangan gaya De Stijl (Belanda; 1920an) dan Sekolah Bauhaus di Jerman (1920an-1930an).

Karakter Art Nouveau

Dinamis,mengalir, dengan garis lekukan yang sangat mencerminkan karakter Art Nouveau. Karya Art Nouveau biasanya dicirikan dengan bentuk-bentuk plastis dan organis, tapi tetap mengandalkan prinsip-prinsip geometris. Seperti kebanyakan gaya pada umumnya, Art Nouveau memiliki bentuk yang harmonis. Ciri utamanya adalah garis-garis mengalir. Pola itu berdasarkan bentuk tumbuhan dan pengaruh lukisan Jepang. Art Nouveau Style merupakan gaya extravaganza dengan ornamen yang terinspirasi dari alam seperti flora yang penuh dengan sulur-sulur, kelopak bunga dan kecantikan wanita.

Di Indonesia art nouveau dikenal juga sebagai aliran semarangan cirinya adalah garis-garis menggelombang dengan bunga. Gaya ini juga terlihat pada sisa-sisa bangunan kolonial di Indonesia.

Media Art Nouveau

Dua dimensi benda-benda Art Nouveau yang dilukis, digambar, dan di cetak pada bentuk seperti iklan, poster, label, majalah, dan sejenisnya.

Di arsitektur ada beberapa nama yang identik 
dengan Art Nouveau, misalnya kota Barcelona 
dan Katedral La Sagrada Familia yang identik 
dengan arsitek Antonio Gaudi  dan C.R. 
Mackintosh. Art Nouveau dapat diidentikan 
dengan cita rasa seni bangunan yang eksentrik 
dan mahal mengingat tingkat kesulitan detail 
yang tinggi, belum lagi dengan penerapan bahan 
yang mahal. Sentuhan Art Nouveau dapat didapat 
dengan memajang lukisan Art Nouveau, seperti 
reproduksi poster-poster karya Mucha Alphonse 
(atau eksponen Art Nouveau lain: Klimt, Moreau, 
Munch, Toulouse-Lautrec). Art Nouveau merupakan 
salah satu aliran seni lukis periode itu, terutama di 
Wina. Art Noveau terutama berkaitan dengan 
rancangan barang-barang sehari-hari seperti 
perhiasan, alat makan , barang pecah belah, dan 
perabot rumah tangga

Tokoh-tokoh penting :

Antoni Gaudi, Victor Horta, Henry Van de Velde, Gustav Klimt, Alfons Mucha, Henri de Toulouse-Lautrec, Walter Crane, Jules Cheret, Mikhail Vrube, Lucien Weissenburger, Auguste Delaherche, Émile André, Peter Behrens, Rafael Masó, Max Fabiani, William Walcot, Jules Cheret, Valentin Serov, Aubrey Beardsley, Ivan Yakovlevich Bilibin, Gaston Gerard, Janos Vaszary, Stanisław Wyspiański, Hector Guimard, Louis Majorelle, Francois Rupert Carabin

http://pshycochrometd1a.wordpress.com/2008/03/12/art-nouveau/

h1

Art Nouveau, Seni Rupa Abad Milenium

Maret 26, 2008

Art Nouveau, Seni Rupa Abad Milenium

Museum National Gallery of Art di Washington DC mulai pekan ini akan menghadirkan kembali aliran art nouveau. Tidak tanggung-tanggung, 350 mahakarya mulai dari karya seni rupa pecah belah, lukisan, hingga seni ukir perabot dan arsitek digelar dalam pameran ini. Koleksi tersebut berasal dari 20 negara dan 80 museum di seluruh dunia.

Nama-nama tokoh art nouveau seperti Hector Guimard, Louis Majorelle, dan Francois Rupert Carabin turut hadir beserta mahakaryanya di hadapan publik Washington DC hingga 28 Januari 2001. Selanjutnya, pameran yang tergolong besar ini akan berlangsung di Museum Metropolitan Art Tokyo mulai 21 April pada tahun yang sama.

Kurator Museum Victoria and Albert dari London, Paul Greenhalgh mengatakan, perjalanan seni dan budaya menembus waktu telah membuahkan hasil yang dramatis pada setiap pergantian abad. Mulai dari revolusi seni di Prancis pada abad ke-18. Dilanjutkan dengan perkembangan dramatis lansekap tahun 1900. Selanjutnya, memasuki tahun 2000 ini timbul aliran seni yang mampu meraih citra populer yaitu art nouveau.

Gerakan seni yang lahir di Prancis seratus tahun silam ini sebenarnya masih tergolong muda dibandingkan dengan gerakan seni lainnya. Namun, menurut Greenhalgh, pengaruh art nouveau mampu mewarnai cara pandang dunia terhadap seni di masa jayanya. Karya-karya seni rupa itulah yang kini diseleksi sekelompok kurator seni di Amerika Serikat pada pameran akbar itu.

>>http://www.liputan6.com/luarnegeri/?id=1826

h1

Art Nouveau

Maret 12, 2008

Pengertian art nouveau

Art Nouveau adalah sebuah aliran/ langgam/ style seni rupa modern yang marap pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 di Eropa daratan. Abad ke-20 merupakan masa yang subur bagi berbagai jenis seni rupa modern untuk berkembang, hal ini dikarenakan pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh-pengaruh budaya baru (juga didukung oleh industrialisasi, kolonialisme, urbanisasi, dll.).

Karya Art Nouveau biasanya dicirikan dengan bentuk-bentuk plastis dan organis, tapi tetap mengandalkan prinsip-prinsip geometris (sebagai perbandingan: Art Deco yang geometris, kaku meski menggambarkan figur-figur hewan, bunga, atau manusia). Art Nouveau Style adalah gaya extravaganza dengan ornamen yang terinspirasi dari alam seperti flora yang penuh dengan sulur-sulur, kelopak bunga dan kecantikan wanita.

Di arsitektur ada beberapa nama yang identik dengan Art Nouveau, misalnya kota Barcelona dan Katedral La Sagrada Familia yang identik dengan arsitek Antonio Gaudi (dokumentasi karyanya bisa dicari di toko-toko buku) dan C.R. Mackintosh. Art Nouveau dapat diidentikan dengan cita rasa seni bangunan yang eksentrik dan mahal mengingat tingkat kesulitan detail yang tinggi, belum lagi dengan penerapan bahan yang mahal. Sentuhan Art Nouveau dapat didapat dengan memajang lukisan Art Nouveau, seperti reproduksi poster-poster karya Mucha Alphonse (atau eksponen Art Nouveau lain: Klimt, Moreau, Munch, Toulouse-Lautrec).

Art Nouveau atau seni baru adalah sebuah aliran seni yang memiliki gaya dekoratif tumbuhan (flora) yang meliuk-liuk. Aliran ini muncul di Eropa dan Amerika mulai tahun 1819 hingga menjelang perang dunia pertama (1914). Namun pendapat lain mengatakan Art Nouveau berakhir tahun 1920 oleh klasisisme pasca perang. Pada dasarnya aliran ini muncul sebagai sebuah reaksi terhadap industrialisasi dan mesin yang dianggap menghilangkan sifat manusiawi dalam seni dan pembuatan barang-barang kebutuhan manusia. Oleh karena itu ukiran dan ulir flora yang dibuat juga cenderung tampil ‘berlebihan’ untuk menekankan keterampilan yang sifatnya sangat emosional. Gaya ini diaplikasikan dalam seni, arsitektur, furniture serta perabot logam dan ilustrasi buku serta berbagai barang cetakan.

Gaya Art Nouveau pada awalnya dimaksud sebagai sebuah seni yang dapat dinikmati oleh orang kebanyakan (popular art) namun pada kenyataannya lebih banyak diterapkan dalam seni dan barang-barang untuk konsumsi orang-orang kaya. Berbagai penemuan dan perkembangan teknologi yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, pada akhirnya akan mempengaruhi pula kehidaupan sosial budaya serta kondisi psikologisnya, termasuk juga rasa akan keindahan yang terungkap dari munculnya berbagai aliran dalam seni. Munculnya berbagai aliran dalam seni ini kemudian diapresiasi dan mempengaruhi pula rasa estetis masyarakat luas. Oleh karena itu untuk memahami perkembangan desain tidak lepas dari bagaimana perkembangan seni dan berbagai aliran seni yang muncul. Menjelang dan selama munculnya Revolusi Industri, bermunculan pula berbagai aliran seni lain selain Art and craft movement dan Art Nouveau.

Art Nouveau muncul pertama kali di Prancis dan sering disbut sebagai seni baru, merupakan sebuah aliran seni yang memiliki gaya dekoratif tumbuhan(flora) yang memiliki karakteristik ‘meliuk-liuk’. Pada dasarnya, aliran ini muncul sebagai sebuah bentuk reaksi terhadap industrialisasi dan gaya mesin yang dianggap dapat menghilangkan sifat manusiawi dalam kehidupan manusia. Aliran ini menganggap mesin dan teknologi telah mengambil alih dan mendominasi kehidupan manusia, maka dari itu ukiran dan ulir flora pun dibuat cenderung ‘berlebihan’ untuk menekankan keterampilan yang sifatnya sangat emosional. Art nouveau juga merupakan suatu pergerakan seni dalam seni barat dan juga desain yang mencapai puncaknya pada tahun 1890an dan berkembang sampai keseluruh wilayah Eropa.

Aliran Art Nouveau banyak diterapkan pada bidang seni lukis, arsitektur, furnitur, perabot logam, perhiasan, dan ilustrasi buku serta berbagai barang yang dicetak.Nama Art Nouveau diambil dari sebuah took atau galeri seni di Perancis dengan nama “Maison the I’art Nouveau” (House of New Art) yang dibuka tahun 1895 oleh Siegfried Bing.

Nama Art Nouveau diambil dari nama sebuah took di Paris yang dibuka tahun 1895 oleh Siegfried Bing. Di Eropa aliran ini menggunakan beberapa nama:

- Jerman : Jugendstil (gaya muda) dari nama sebuah majalah Die Jugend.

- Austria : Vinna Secession

- Italia : Stile Liberty

- Spanyol : Modernista

-Inggris : Glassgow School

Tokoh-tokoh Art Nouveau

- Charles Rennie Mackintosh (Inggris)

- Henry Van De Velde (Ausria)

- Antoni Gaudi (seorang Arsitek Spanyol_

- Felix Bracquemond (1833-1914; Perancis)

- Eugene Grasset (1845-1917; Swiss atau Perancis)

> http://properti.net/konsultasi/arsitek/tanyajawab.php?baca=detil&ke=82&p=1

h1

Art Deco

Maret 12, 2008

01.jpg02.jpg03.jpg04.jpg05.jpg06.jpg07.jpgPengertian Art Deco

Art Deco adalah sebuah gerakan desain yang populer dari 1920 hingga 1939, yang mempengaruhi seni dekoratif seperti arsitektur, desain interior, dan desain industri, maupun seni visual seperti misalnya fashion, lukisan, seni grafis, dan film. Gerakan ini, dalam pengertian tertentu, adalah gabungan dari berbagai gaya dan gerakan pada awal abad ke-20, termasuk Konstruksionisme, Kubisme, Modernisme, Bauhaus, Art Nouveau, dan Futurisme. Popularitasnya memuncak pada 1920-an. Meskipun banyak gerakan desain mempunyai akar atau maksud politik atau filsafati, Art Deco murni bersifat dekoratif. Pada masa itu, gaya ini dianggap anggun, fungsional, dan ultra modern.

Sejarah Art Deco

Setelah Eksposisi Dunia 1900, berbagai seniman Perancis membentuk sebuah kolektif resmi, La Société des artistes décorateurs. Para pendirinya antara lain adalah Hector Guimard, Eugène Grasset, Raoul Lachenal, Paul Follot, Maurice Dufrene dan Emile Decour. Para seniman ini sangat mempengaruhi prinsip-prinsip Art Deco pada umumnya. Maksud perhimpunan ini adalah memperlihatkan tempat terkemuka dan evolusi seni dekoratif Perancis secara internasional. Wajarlah bila mereka mengorganisir Exposition Internationale des Arts Décoratifs et Industriels Modernes (Eksposisi Internasional untuk Seni Industri dan Dekoratif Modern) pada 1925, yang menampilkan seni dan kepentingan bisnis Perancis.

Gerakan awal ini disebut Style Moderne. Istilah Art Deco diambil dari Eksposisi 1925, meskipun baru pada 1960-an istilah ini diciptakan, ketika terjadi kebangkitan kembali Art Deco.

Spektrum Art DecoArt Deco adalah gaya hias yang lahir setelah Perang Dunia I dan berakhir sebelum Perang Dunia II yang banyak diterapkan dalam berbagai bidang, misalnya eksterior, interior, mebel, patung, poster, pakaian, perhiasan dan lain-lain. Dalam perjalanannya Art Deco dipengaruhi oleh berbagai macam aliran modern, antara lain Kubisme, Futurisme dan Konstruktivisme serta juga mengambil ide-ide desain kuno misalnya dari Mesir, Siria dan Persia. Seniman Art Deco banyak bereksperimen dengan memakai teknik baru dan material baru, misalnya metal, kaca, bakelit serta plastik dan menggabungkannya dengan penemuan-penemuan baru saat itu, lampu misalnya, karya-karya mereka memakai warna-warna yang kuat serta bentuk-bentuk abstrak dan geometris misalnya bentuk tangga, segitiga dan lingkaran terbuka, tetapi mereka kadang masih menggunakan motif-motif tumbuhan dan figur, tetapi motif-motif tersebut cenderung mempunyai bentuk yang geometris. Komposisi elemen-elemennya mayoritas dalam format yang sederhana.Asal usul Nama Art DecoUngkapan Art Deco diperkenalkan pertama kali pada tahun 1966 dalam katalog yang diterbitkan oleh Musée des Arts Décoratifs di Paris yang pada saat itu sedang mengadakan pameran dengan tema „Les Années 25“ yang bertujuan untuk meninjau kembali pameran internasional „Exposition Internationale des Arts Décoratifs et Industriels Modernes“ yang diselenggarakan pada tahun 1925 di Paris. Sejak saat itu nama Art Deco menjadi dikenal dan semakin populer dengan munculnya beberapa artikel dalam media cetak. Pada tanggal 2 November 1966 artikel yang berjudul „Art Deco“ dimuat di The Times, setahun kemudian artikel „Les Arts Déco“ dari Van Dongen, Chanel dan André Groult furniture dimuat dalam majalah Elle. Ungkapan Art Deco semakin mendapat tempat dalam dunia seni dengan dipublikasikannya buku „Art Deco“ karangan Bevis Hillier di Amerika pada tahun 1969. Jadi sebelum tahun 1966, masyarakat belum mengenal nama Art Deco dan menamai seni yang populer di antara kedua perang dunia itu sebagai seni “modern”.

> http://www.arsitekturindis.com/index.php/archives/2003/04/01/spektrum-art-deco/
> http://id.wikipedia.org/wiki/Art_Deco
h1

de Stjil

Maret 12, 2008

Gaya yang berasal dari Belanda, De Stijl adalah suatu seni dan pergerakan desain yang dikembangkan sebuah majalah dari nama yang sama ditemukan oleh Theo Van Doesburg. De Stijl menggunakan bentuk segi-empat kuat, menggunakan warna-warna dasar dan menggunakan komposisi asimetris.

> http://www.tipsdesain.com/sejarah.html

De Stjil adalah aliran seni yang tidak represetasional, tidak ilustratif ataupun naratif, menggunakan bentuk-bentuk geometris dengan susunan konstruksi yang sangat teknis. Dilihat dari bentuknya yang demikian Destjil dapat disebut sebagai bagian dari gerakan Eropa yang dinamakan Konstruktivisme

Neo Plasticism adalah sebuah gaya dalam De stjil yang menekankan kelenturan bidang dengan cara memanfaatkan garis vertikal - horizontal dan warna (biru - merah - kuning- dan hitam-putih). Mondrian(Piet Mondrian pendiri De Stjil) mulai menggunakan istilah ini tahun 1920. Salah satu karyaterkenalnya adalah Compasition with Red, Yellow, Blue, and Black Composition (1921).

h1

Bauhaus

Maret 12, 2008

Bauhaus adalah sebuah ikon dari perkembangan Seni dan Arsitektur yang lahir akibat revolusi industri di daratan Eropa pada awal abad 20. Seni dan Arsitektur Bauhaus merupakan aliran dengan ideolog Perdamaian antara Seni dan Industri. Kelahiran Bauhaus didahului dengan terbentuknya Deutscher Werkbund pada 9 Oktober 1907 di Munchen, Jerman, yang digagas oleh 2 (dua) arsitek, Theodor Fischer dan Hermann Mutheseus.

Bauhaus dibuka pada tahun 1919 di bawah arahan arsitek terkenal Walter Gropius. Sampai akhirnya harus ditutup pada tahun 1933, Bauhaus memulai suatu pendekatan segar untuk mendisain mengikuti Perang Duni Pertama, dengan suatu gaya yang dipusatkan pada fungsi bukannya hiasan.

Deutscher Werkbund adalah nama kelompok diskusi yang terdiri dari seniman muda, arsitek muda, penulis muda, pengrajin muda dan kalangan industri, yang pada awal berdirinya, kelompok ini beranggotakan 12 seniman dan 12 pemilik industri dan dianggap kelompok kelas menengah waktu itu.

Mereka ingin mencari solusi untuk meningkatkan kualitas produk-produk desain Jerman. Selain itu, diskusi ini juga mengarah pada usaha melepaskan diri dari idiom-idiom desain konservatif yang telah berkembang di daratan Eropa, termasuk Jerman selama berabad-abad, sehingga Deutscher Werkbund dikenal sebagai pionir Modernism dalam ranah arsitektur. Henry-Russel Hitchcock dan Philip Johnson lantas mempopulerkan Deutscher Werkbund sebagai The International Style pada pameran Arsitektur Modern di The Museum of Modern Art, New York, 1932.
Kelahiran Bauhaus ditandai dua hal. Selain tuntutan dunia industri terhadap masalah-masalah desain yang lebih fleksibel dan bisa diproduksi secara massal, juga didorong revolusi desain dari kemunculan tren Gaya Art-Deco di Paris, Prancis, dan kelompok De-Stijl di Rotterdam, Belanda, pada periode yamg sama.Bauhaus lebih mengutamakan kepada penciptaan prinsip-prinsip dasar desain modern sedangkan Art-Deco lebih kepada hasil penerapannya. Tapi keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu menjadikan karya desain sebagai milik semua kalangan masyarakat. Tidak terbatas pada kaum aristokrat. Sehingga dalam perkembangannya sulit dipisahkan pengaruh Bauhaus terhadap desain bergaya Art-Deco, terutama dibidang seni lukis, desain furnitur, desain tekstil dan fashion.

Revolusi desain oleh Bauhaus berintikan penolakan secara formal terhadap sejarah seni yang disebut anti-historism pada masyarakat yang sangat konservatif–antitesis dari lembaga yang sama di Paris, Prancis, Ecole des Beaux Arts yang mengutamakan pendidikan sejarah seni–dan hal inilah yang memberi pengaruh sangat besar terhadap perkembangan desain dan industri di dunia sampai saat ini.

Karya seni lukis Bauhaus kebanyakan berbentuk kubisme dan ekspresionisme yang merupakan pengaruh dari pelukis modern Rusia bergaya konstruktivisme. Pesatnya perkembangan industri dan meningkatnya kebutuhan alat rumah tangga–seiring perubahan dari tatanan masyarakat agraris ke masyarakat industri akibat dari revolusi industri–desain produk seperti furnitur dan alat rumah tangga lain yang kebanyakan didominasi bahan metal, kulit dan kaca, mulai mendapat perhatian di Bauhaus

Eksperimen bentuk untuk produk-produk industri dikenalkan oleh tokoh muda Bauhaus, Josef Albert (1888-1976). Untuk produk furnitur, yang paling menonjol dan masih diproduksi sampai sekarang adalah karya desainer Marcel Bruer diantaranya Wassily Chair dan B32 Chair. Seni Bauhaus tetap menjadi literatur para desainer, baik dibidang furnitur, seni lukis, desain mode dan fashion sampai saat ini.

> http://www.korantempo.com/news/2002/8/11/Arsitektur/1.html
>  http://www.tipsdesain.com/sejarah.html